Don't Miss
Home / Berita Utama / Hari ke-5 Pascatsunami, Kondisi Kalianda dan Rajabasa Berangsur Pulih

Hari ke-5 Pascatsunami, Kondisi Kalianda dan Rajabasa Berangsur Pulih

MEDIASWARA-Memasuki hari ke-5 pasca-tsunami Selat Sunda, situasi di Kecamatan Kalianda dan Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, mulai berangsur pulih. Meski demikian, Pemkab Lampung Selatan masih menetapkan status tanggap darurat selama tujuh hari hingga Jumat (28/12) mendatang.
Pantauan kumparan di lokasi sekitar pukul 09.00 WIB, beberapa puing bangunan yang roboh akibat tsunami banyak yang sudah dibersihkan oleh warga dan dikumpulkan di sekitar pinggiran jalan. Selain itu, sejumlah alat berat nampak masih terus bekerja untuk membersihkan reruntuhan bangunan. Aktivitas warga di dua kecamatan itu juga sudah mulai berjalan normal.
Sejumlah warga mendirikan tenda di Bukit Rajabasa, Desa Way Muli, Lampung. (Foto: Nugroho Sejati/kumparan)

Sejumlah warga mendirikan tenda di Bukit Rajabasa, Desa Way Muli, Lampung. (Foto: Nugroho Sejati/kumparan)

Selain itu beberapa ambulans, mobil milik TNI-Polri, dan relawan yang mengangkut bantuan logistik untuk para korban masih keluar masuk ke lokasi bencana di Desa Way Muli dan Kunjir. Beberapa posko bantuan juga nampak berdiri di setiap desa yang ada.
 Kemudian untuk aliran listrik berdasarkan pantauan kumparan di beberapa desa seperti Banding dan Maja sudah berangsur normal. Salah satu warga Desa Kenali, Yanto, mengatakan listrik sudah menyala sejak Selasa (25/12) siang.“Kalau untuk listrik sudah sejak kemarin siang nyala, itu sekitar pukul 14.00 WIB,” kata Yanto di lokasi, Rabu (26/12).
Yanto juga mengungkapkan saat ini kondisi di sekitar Desa Kenali, Rajabasa, sudah berangsur pulih. Logistik yang dikirimkan oleh para relawan sudah diterima oleh masyarakat.
Situasi hari kelima di sepanjang Desa Maja, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan. (Foto: Fadjar Hadi/kumparan)

Situasi hari kelima di sepanjang Desa Maja, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan. (Foto: Fadjar Hadi/kumparan)

Diketahui berdasarkan data pada Selasa (25/12), tsunami Selat Sunda yang menerjang pesisir Banten dan Lampung itu mengakibatkan 429 orang meninggal, 1.485 orang luka-luka, 154 orang hilang, 16.082 orang mengungsi.(Kumparan/AW)

About media swara 2

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*