Don't Miss
Home / Berita Utama / Bupati Indramayu Bantah Mundur karena Kasus Hukum di KPK

Bupati Indramayu Bantah Mundur karena Kasus Hukum di KPK

Mediaswara– Bupati Indramayu Anna Sophanah memilih mundur dari jabatannya karena alasan keluarga. Bupati yang menjabat sejak 2010 ini telah bertemu dengan Mendagri Tjahjo Kumolo untuk menjelaskan alasan pengunduran dirinya.

Dalam pertemuan tersebut, Anna menegaskan, keputusannya murni ingin fokus merawat dan menemani sang ayah yang sudah berusia lanjut. Ia juga membantah kabar yang menyebut mundur karena dugaan kasus hukum di KPK.
“Oh enggak ada sama sekali (kasus hukum). Ini murni karena keluarga. Terus terang Pak Menteri saya enggak bisa bagi waktu apalagi Pak Yance (suami) sekarang sakit. Dan, saya ingin fokus agar penyesalan ketika ibu meninggal tidak ada lagi,” kata Anna di Kantor Kemendagri, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (13/11).
Anna mempersilakan kepada pihak-pihak yang menduga alasannya mundur karena dugaan menerima gratifikasi untuk bertanya langsung ke KPK.
Bupati Indramayu Anna Sophanah (Foto:Facebook/Anna Sophanah)

Bupati Indramayu Anna Sophanah (Foto:Facebook/Anna Sophanah)

Mangga (silakan) tanyakan ke KPK karena kami sudah diperiksa dua tahun lalu,” ujarnya.

Sementara itu, Mendagri Tjahjo Kumolo menyebut alasan mundur Anna sebagai Bupati Indramayu sudah jelas karena keluarga dan tak ada unsur kasus hukum.
“Jadi ini clear ya, tidak ada masalah hukum, tidak ada problem di daerah. Pengakuan ketua DPRD tertulis hanya murni masalah keluarga. Ingin fokusnya ini di keluarga,” sebut Tjahjo.
Untuk selanjutnya, Tjahjo menjelaskan, proses pengunduran diri Anna tinggal menunggu surat resmi dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil ke Kemendagri.
“Kami tunggu dulu, sampai hari ini (surat) belum (diterima). Apapun kan ada prosesnya dari DPRD ke gubernur, nanti gubernur menyampaikan ke Kemendagri, kami akan menjawab. Menerbitkan keputusan mengangkat wakil bupati sebagai pejabat Bupati,” tutupnya.
Nama Anna Sophanah sempat diseret oleh eks Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Utara Rohadi terkait dugaan gratifikasi mobil Mitsubishi Pajero. Hal ini disampaikan Rohadi usai menjalani pemeriksaan penyidik KPK, pada 18 Januari 2018.
“(Pemeriksaan terkait) kKlarifikasi tentang mobil Pajero yang diberikan kepada Anna Sophanah Bupati Indramayu,” ujar Rohadi.
Rohadi lantas menyebut mobil tersebut merupakan pemberian dari Direktur Utama PT Resta Permata Cikedung bernama Adji Husodo. Namun, Rohadi menyinggung suami dan anak dari Anna turut menggunakan mobil tersebut.
Mendagri Tjahjo Kumolo di gedung KPK, Rabu (5/9/18). (Foto:Eny Immanuella Gloria/kumparan)

Mendagri Tjahjo Kumolo di gedung KPK, Rabu (5/9/18). (Foto:Eny Immanuella Gloria/kumparan)

Suami Anna adalah mantan Bupati Indramayu sebelumnya, Irianto MS Syafiuddin alias Yance. Sementara anak Anna adalah Daniel Muttaqien, Politikus Golkar yang saat ini merupakan anggota DPR.
Anna pernah diperiksa KPK atas dugaan pemberian mobil itu, pada 20 September 2016. Namun ketika itu, Anna enggan berkomentar usai diperiksa.(kumparan/aw)

About media swara 2

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*